Pasca Kecelakaan Tunggal Di Toll Kapal Betung Ini Tanggapan Pihak Waskita

  • Whatsapp

ONews-Id.Com(Sumsel)-Menindaklanjuti kecelakaan lalulintas tunggal pada KM 362+800 B ruas tol Kayuagung-Palembang-Betung (Kapal Betung) pada Jumat [7/1] lalu, PT Waskita Toll Road bersama PT Waskita Sriwijaya Tol sangat prihatin dan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban.

Adapun korban kecelakaan bernama Febi Khoirunnisa menggunakan kendaraan minibus Honda Brio yang melaju dari arah Palembang (Kramasan) menuju Kayuagung, dimana kendaraan tersebut menabrak Median Concrete Barrier (MCB) Beton.

Atas kejadian tersebut, saat ini pihak Kepolisian Lalulintas Kabupaten Ogan Ilir sudah melakukan olah TKP, dan sedang dalam proses analisa. Pihak BUJT juga membantu pihak kepolisian lalu lintas dalam proses olah TKP tersebut.

Saat ini lokasi kejadian kembali telah dapat dilalui kendaraan secara normal sejak tanggal 7 Januari 2022 pukul 18.50 WIB.

Selain itu, memasuki musim penghujan, PT Waskita Sriwijaya Tol telah melakukan upaya peningkatan monitor dan pemeriksaan kondisi ruas tol Kapal Betung dengan melakukan peningkatan patrol, serta melakukan upaya perbaikan secara optimal jika terdapat kerusakan di badan jalan tol.

Direktur Utama PT Waskita Sriwijaya Tol, Herwidiakto menegaskan, kami akan melakukan beberapa rencana aksi, diantaranya peningkatan patroli disepanjang ruas tol Kapal Betung, dan penambahan rambu-rambu di sepanjang ruas untuk memberikan informasi yang secepatnya kepada para pengguna jalan tol.

“Selain itu, kami juga mulai melakukan penutupan lubang pada badan jalan yang rusak dengan aspal khusus yang reaksinya cepat, sehingga dapat segera dilalui oleh kendaraan,” kata dia melalui rilis yang diterima ONews-Id.Com,selasa [11/1].

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Waskita Toll Road, Septiawan Andri Purwanto menyampaikan, Kami mengucapkan belasungkawa yang sangat dalam bagi keluarga korban atas kejadian ini.

“Saat ini, kami akan secepatnya mengerahkan tim perbaikan yang lebih banyak, patroli 24 jam dengan intensitas yang lebih tinggi untuk lebih cepat mengetahui kerusakan yang terjadi, agar dapat segera melakukan antisipasi perbaikan dengan cepat dan akurat di sepanjang ruas tol. Perbaikan yang dilakukan tidak hanya cepat, namun kualitas perbaikannya juga baik dan tahan lama. Monitoring kondisi jalan akan terus dilakukan sampai konsolidasi tanah settlement yang terjadi memasuki fase stabil,” kata dia.

“Kami mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati ketika berkendara, setiap pengendara wajib waspada, memperhatikan rambu-rambu lalulintas dan informasi keselamatan   pada papan VMS, serta memperhatikan batas maksimaxKecepatan,himbaunya (40/Ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *