Menuju PWI OKU Selatan Baru, Ayik Usung Profesionalisme dan Sinergi Tanpa Intervensi

Uncategorized1125 Dilihat

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia merumuskan sejumlah misi strategis. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan jurnalistik, uji kompetensi, serta penguatan pemahaman terhadap kode etik. Ia menilai sertifikasi kompetensi, setidaknya pada level wartawan muda, merupakan fondasi penting dalam membangun profesionalisme pers di daerah.

Di sisi lain, Ayik juga menekankan pentingnya penguatan fungsi PWI sebagai penjaga etika dan independensi pers. Dalam pandangannya, posisi wartawan sebagai pilar keempat demokrasi menuntut komitmen terhadap prinsip keberimbangan dan integritas dalam pemberitaan.

Dalam konteks relasi eksternal, ia menyatakan komitmen untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, tanpa mengorbankan prinsip kebebasan pers. Sinergi tersebut, menurutnya, harus ditempatkan dalam kerangka profesional yang tetap menjaga jarak kritis.

Menariknya, Ayik juga memasukkan pembinaan di bidang olahraga sebagai bagian dari agenda organisasi. Ia menilai potensi wartawan OKU Selatan dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) maupun Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) perlu didukung secara lebih terstruktur melalui kerja sama dengan Dispora dan KONI.

Dengan rangkaian visi dan misi tersebut, Ayik menempatkan isu konsolidasi internal, peningkatan kompetensi, serta penguatan etika sebagai poros utama dalam kontestasi PWI OKU Selatan kali ini. (SMSI OKU Selatan)