Jual Gas 3 Kilo Gram Bersubsidi Tidak Sesuai HET ,Pemilik Pangkalan Ini Ditangkap Polisi

pagaralam680 Dilihat

Onews -Id .com (Pagaralam)-Menyalahgunakan ketentuan pendistribusian elpiji subsidi tabung 3 kg, pemilik tiga pangkalan ini harus berurusan dengan Unit Pidsus Polres Pagar Alam.

Adalah Dendi Oktavianus (33) warga Tanjung Payang, Kecamatan Pagar Alam Selatan. Pelaku diringkus, setelah melakukan penjualan tabung melon, elpiji 3 kg diatas harga eceran tertinggi (HET).

Mengenai kronologi pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga, ungkap Kapolres Pagar Alam AKBP Erwin Aras Genda S. H S.IK, M.T didampingi Kasat Reskrim Iptu Chandra Kirana.

Lalu, pada hari Senin (25/3/2024) dilakukan
lidik terkait laporan kelangkaan gas LPG 3 Kg yang ada di Kota Pagar Alam

“Kita melakukan pengecekkan di Pangkalan Gas LPG milik saudara Dendi yang sudah kita tetapkan tersangka” ucapnya disela gelar Press Release di Mapolres Pagar Alam, Jumat (5/4/2034).

Dari laporan masyarakat pengguna tabung subsidi, mereka mengeluhkan harga Elpiji 3 Kg mahal.

“Setelah dicek, dijual Rp 23.000 per tabung, harusnya, untuk di pangkalan harganya sekitar Rp.18 ribuan per tabungnya,” ucap Kapolres AKBP Erwin Aras Genda SH,.S.IK M.T di dampingi Kasat Reskrim Iptu Candra Kirana SH,Kanit Pidsus Iptu Yopi Maswan SH dan Kasi Humas AKP Mastoni SH

Moment mendekati Idul Fitri ini, pelaku menjual dengan harga diatas HET. Lantaran situasinya saat ini tingginya kebutuhan gas tabung subsidi

Untuk memastikannya harga penjualan yang dilakukan pelaku, anggota Satreskrim melakukan undercover.

“Harga tabung subsidi 3 Kg ada yang dijual Rp 28.000 per tabung di pengecer,” beber Kapolres.

Berbekal bukti ini, pelaku diamankan. Setelah dilakukan pemeriksaan, bahwa pelaku tenyata juga pemilik 3 pangkalan elpiji subsidi 3 Kg.
Yang mana, setiap pangkalan mendapat alokasi pasokan tabung subsidi antara 500 hingga 1600 tabung setiap bulannya.

Baca Juga  Lodi Oliansyah Hari Ini Kembalikan Formulir Pencalonan Ke Partai PKB Dan HANURA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar