HD juga memberikan tugas khusus kepada HIPMI untuk melebarkan sayap hingga ke tingkat desa. Menurutnya, banyak potensi desa yang belum tergarap optimal karena kurangnya sentuhan manajerial dan motivasi.
”Anak muda harus ditantang. Saya yakin HIPMI Sumsel mampu bersaing dengan HIPMI se-Indonesia. Harapannya, forum ini membawa pemuda kita siap menghadapi tantangan dunia,” tambahnya.
Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel, M. Puri Andamas, menjelaskan bahwa FORBISDA 2026 yang berlangsung selama dua hari (29-30 April 2026) ini bertujuan memetakan langkah strategis kolaborasi antar sektor, terutama pada komoditas kopi, sawit, dan kelapa.
”Melalui forum ini, kita berdiskusi mencari langkah strategis agar potensi besar seperti kopi bisa kita kelola dari hulu ke hilir,” ujar Puri.(ADV/Pemprov Sumsel)














