Dalam sambutannya, Herman Deru menyebut para pengemudi ojek online sebagai pahlawan karena telah berkontribusi mengurangi angka pengangguran. Ia juga mengajak para pengemudi untuk memiliki rasa kepedulian terhadap daerah dan bersama-sama menjaga status Sumatera Selatan sebagai wilayah Zero Konflik.
“Kita lihat solidaritas ini tidak menunjukkan kemarahan, namun memiliki tantangan kerja pada situasi saat ini. Siapa yang mau order kalau warungnya tutup, aktivitas orang terhenti? Bisa dak kita jaga sama-sama?” tanyanya kepada para pengemudi, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas.
Gubernur merasa bangga melihat para pengemudi ojek online tetap melaksanakan tugasnya di tengah situasi yang ada. Ia menyatakan bahwa meskipun bantuan ini mungkin belum bisa menjawab semua kebutuhan, ini adalah tanda kepedulian dan kebersamaan pemerintah untuk meringankan beban mereka.
Ketua ADO Sumsel, Asrul Indrawan, menyatakan bahwa para pengemudi ojek online Palembang tidak ikut dalam aksi, karena “duka kami sudah tersampaikan dan hari ini tetap bekerja.”
Ia juga menyampaikan rasa bangga atas perhatian Herman Deru yang terus-menerus diberikan kepada para pengemudi.








