Hebat , Pemuda Tulung Selapan OKI Ciptakan Kapal Pembersih Sampah

Uncategorized173 Dilihat

ONews-id.com (OKI)- Tidak ada yang tak mungkin di dunia selama masih ada keinginan dan usaha di sana pasti ada jalan. Kata-kata bijak yang pegang teguh Yudi Pratama pria asal Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel. Bermodal kemauan dan kerja keras, Guru honorer salah satu SMK Negeri di Kabupaten OKI ini menjemput mimpinya dan berhasil membuat berbagai inovasi.

Namanya Yudi Pratama. Sosoknya ramah, dan tak pelit bicara saat diminta menyampaikan keterangan oleh awak media mengenai inovasi buatannya pada acara Festival kreativitas pemuda Kabupaten OKI di Kayuagung, Jum’at, (8/12/23).
Pemuda asal Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumsel tersebut merupakan inovator beberapa karyanya sudah memenangkan kompetisi tingkat Provinsi Sumsel.
“Tahun 2021 memenangkan kompetisi inovator Sumsel berupa pesawat aeromodelling untuk membantu pemadaman kebakaran lahan,Tahun 2022 membuat pesawat Air Bus” terang Yudi
Tahun ini guru SMK Negeri 1 Tulung Selapan itu membuat kapal pembersih sungai. Pembuatan kapal pembersih sungai ini terang Yudi beranjak dari keprihatinannya pada kebiasaan masyarakat yang membuang sampah di sungai dan menjadi penyumbang besar angka pencemaran air sungai.
“Kesadaran masyarakat di Desa masih rendah. Mereka membuang sampah ke sungai padahal membuang sampah di sungai dapat menjadi sumber banyak penyakit seperti diare, disentri, tifus, kolera dan berbagai jenis penyakit lainnya,” terang dia..

Kapal buatan Yudi menggunakan sistem lambung tiga, di mana lambung utama berada di tengah yang juga menjadi bagian dari mesin kapal, ruang sampah dan ruang kendali. Lambung kiri dan kanan yang dipasang jaring penangkap sampah. Kapal tersebut menggunakan kendali remote control dengan jarak mencapai 3 Km. Cara kerja kapal tersebut terbukti efektif. Dalam 8 jam beroperasi mampu mengangkut hingga ratusan kilo sampah. Ini tentu sangat memudahkan mengumpulkan sampah yang ada di perairan kotor.
Kemampuan Yudi membuat pesawat dan kapal hanya dengan bekal pengetahuan yang dia peroleh dari internet dan saluran YouTube.
“Memang terinspirasi, dari kecil ingin ciptakan pesawat, belajar dari internet lalu ikut juga komunitas-komunitas online” Kata Yudi.
Kendati tamatan SMA Umum, Yudi yang berprofesi sebagai montir dan guru honorer ini terus berinovasi.
Dunia maya menjadi tempat dia belajar membuat perhitungan untuk menciptakan sayap pesawat serta tenaga yang dibutuhkan untuk menerbangkan pesawat.

Baca Juga  Dua Kandidat Ini digadang Bakal Pimpin PWI OKi

Yudi menuturkan, hal yang sulit dalam proses pembangunan pesawat maupun kapal adalah membuat kalkulasi yang tepat mengenai kekuatan tenaga pendorong, beban pesawat dan kapal, ukuran sayap, serta pembuatan kemudi dan roda pesawat.

“Memang itu yang paling sulit, hitung-hitungannya,” kata dia.

Yudi mempelajari semua perhitungan itu dari YouTube.

“Merakit kerangka pesawatnya pun dari Youtube, bahkan belajar jadi pilot pun dari Youtube semua,” kata dia.

Viral di Tiktok, Banjir Pesanan hingga Luar Negeri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *