Sementara itu Ketua Umum BKMT Pusat, Dr. Hj. Syifa Fauzia, M.Arts menjelaskan bahwa anggota BKMT saat ini berjumlah kurang lebih 1 juta orang se Indonesia. Dengan jumlah tersebut ia berharap BKMT harus memiliki peran strategis dalam menghadapi permasalahan serta memberikan solusi bagi pemerintah Indonesia, khususnya Sumatera Selatan.
Ia juga melaporkan bahwa BKMT sudah berdiri sejak 1 Januari 1981. Dimana dalam pembentukannya BKMT bertujuan untuk meningkatkan kualitas mutu pembelajaran di majlis taklim dengan membentuk forum bersama sebagai wadah komunikasi antar sesama majlis taklim.
Seiring berjalan nya waktu, BKMT makin dikenal oleh masyarakat. Sehingga BKMT berkeinginan agar majlis taklim lebih bermartabat, bukan hanya sebagai tempat belajar mengajar keislaman, namun memberikan kontribusi dan peranannya untuk umat dan masyarakat.
Maka dari itu, Ia meminta kepada BKMT Sumsel yang baru saja dilantik untuk ikut berperan secara independen bekerja sama dengan pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang tengah dihadapi oleh masyarakat khususnya di wilayah Sumatera Selatan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua BKMT Sumsel terpilih, Dr. Hj. Halipah, SP.T.H.T., M.M mengucapkan terimakasih karena dipercaya kembali sebagai ketua BKMT Sumsel periode 2025-2030.
“Saya mengucapkan terimakasih karena masih diberikan amanah kembali kepada saya sebagai pemimpin. Kami berkomitmen dalam mensyiarkan agama Islam kami akan melakukan usaha – usaha dengan inovasi yang relevan dengan perkembangan jaman. Seperti Meningkatkan kualitas pengurus pengajar dan metode pengajaran pendidikan, Membina kesadaran berbangsa dan bernegara serta meningkatkan kualitas para anggota majelis taklim”, tuturnya.
Turut hadir Anggota DPD RI, Dr. Ratu Tenny Leriva, M.M, Ketua DWP Provinsi Sumsel, Hj. Desy Kasnayati Edward, Wakil Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si, dan Para Kepala OPD Provinsi Sumsel.













