Sementara itu, Bupati Muara Enim H. Edison menyampaikan bahwa dengan semakin meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api pengangkut batubara di Kabupaten Muara Enim, pembangunan flyover di berbagai titik menjadi sebuah keharusan mengingat perlintasan sebidang kerap menimbulkan kemacetan dan menghambat aktivitas masyarakat.
“Alhamdulillah, keluhan masyarakat selama ini tentang kemacetan perlintasan kereta api dapat kita kerjakan segera, sehingga dapat memperlancar aktivitas masyarakat. Terima kasih, mudah-mudahan niat kita dapat diijabah dan diperlancar,” harap Bupati Edison.
Acara diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemerintah Kabupaten Muara Enim, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), sejumlah perusahaan tambang, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan. Langkah ini menandai komitmen bersama untuk segera merealisasikan pembangunan infrastruktur penting ini demi kelancaran transportasi dan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc, Kadishub Sumsel Arinarsyah JS dan OPD lainnya.
(Sumber Humas Pemprov Sumsel)














