Gubernur Herman Deru Hadiri Pembukaan Rakernas Perhiptani 2025: Penyuluh adalah Navigator Pertanian

Di akhir sambutan, HD mengusulkan agar tim Satu Data Pertanian Pusat bisa bersinergi dengan Perhiptani sebagai pihak yang paling mengetahui kondisi lapangan. Ia juga mendorong percepatan penerapan Perda Ahli Fungsi Lahan untuk menunjang peningkatan produksi pangan.

Semantara itu, Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, DR. Widi Arsanti, SP.,MP menyampaikan dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional dalam waktu sesingkat-singkatnya sebagaimana menjadi arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kementerian Pertanian terus melakukan langkah-langkah strategis yang terintegrasi dalam blueprint program kerja nasional.

“percepatan swasembada pangan harus didukung dengan pendampingan intensif terhadap petani. Oleh karena itu, optimalisasi peran penyuluh pertanian menjadi aspek krusial yang terus diperkuat. Salah satu langkah konkret yang tengah dilakukan adalah pengalihan status penyuluh pertanian dari daerah ke pusat. Proses ini sudah hampir selesai, dengan 99% pemadanan data telah dilakukan,” ungkapnya.

Sebanyak 37.811 penyuluh pertanian dari seluruh Indonesia akan secara resmi dialihkan ke pusat. Pengalihan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas kerja penyuluh dalam mendampingi petani, khususnya dalam menerapkan teknologi pertanian modern, memperluas akses informasi, dan mendorong peningkatan produktivitas.

Ia juga mengatakan selama proses pengalihan berlangsung, para penyuluh diharapkan tetap menjalankan tugasnya dengan optimal. “Insentif khusus juga akan diberikan kepada penyuluh pertanian yang berprestasi, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Kebijakan insentif ini akan terus dilanjutkan hingga tahun 2026 mendatang”, ungkapnya.

Selanjutnya HD beserta Pejabat pendamping lainnya menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama antara Perhiptani dengan PT. Malaka.

Turut hadir Ketua Umum Perhiptani, DR. Isran Noor, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Bupati Banyuasin, DR. H. Askolani, S.H.,M.H, Sekda Ogan Ilir, H. Muhsin, ST., MM., M.T dan Para Kepala OPD Provinsi Sumsel.

(Sumber Humas Pemprov Sumsel)