Gelar Jum’at bersih, Disnakertrans Muba Bangun Rasa Memiliki Terhadap Aset Negara

– Akhmad Fanfani Syafri, ST., MT – Kabid Transmigrasi

– Seluruh staf dan jajaran ASN Disnakertrans Muba.

Solekhan menambahkan, budaya bersih bukan hanya tanggung jawab ASN, melainkan bagian dari nilai-nilai masyarakat Indonesia.

“Kebersihan sebagian dari iman. Gotong royong adalah warisan bangsa yang wajib kita lestarikan. Kalau kantor bersih, kerja pun lebih semangat dan pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala UPTD BLK Kayuara, Farius, SE., MM. Ia mengapresiasi langkah Disnakertrans yang melibatkan seluruh jajaran untuk merawat lingkungan BLK.

“Kebersamaan ini sangat bermanfaat. BLK bukan hanya tempat pelatihan, tapi juga aset daerah yang harus dijaga bersama. Dengan budaya Jumat Bersih, kami berharap tercipta suasana belajar yang nyaman bagi peserta pelatihan,” Ujarnya

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa menjaga kebersihan dan merawat aset negara bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Jika budaya gotong royong terus dijaga, masyarakat akan merasakan manfaat langsung berupa lingkungan yang sehat, pelayanan yang lebih baik, serta aset publik yang terawat.

Dengan semangat gotong royong, Disnakertrans Muba mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup. Lingkungan yang bersih adalah cerminan masyarakat yang sehat, maju, dan berdaya saing.(Desi)