GAASS Gelar Aksi, PT Bukit Asam Angkat Bicara Soal Dugaan Pencemaran Lingkungan

“Sebagai BUMN besar yang mengelola sekitar 5.000 miliar ton dari total 9.000 miliar ton cadangan batubara di Sumsel, PTBA mestinya menjadi teladan, bukan sumber masalah,” tutur Medi.

Menanggapi aksi tersebut, Asyhari Prima Nanda, Penjabat Manajer Umum PT Bukit Asam, mengatakan perusahaan menghormati aspirasi mahasiswa dan akan menindaklanjuti laporan mereka ke pimpinan pusat.

“Kami apresiasi masukan dari teman-teman. Semua isu akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk segera ditindaklanjuti,” kata Asyhari.

Ia membantah tudingan bahwa PTBA menggunakan tongkang berlebih kapasitas atau menyebabkan pencemaran di Sungai Musi. Menurutnya, seluruh kegiatan perusahaan telah sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

> “Kami sudah berkoordinasi dengan KSOP. Jika ada tongkang melebihi kapasitas, itu bukan milik PTBA. Untuk urusan lingkungan, kami pastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Asyhari menegaskan PT Bukit Asam berkomitmen menjalankan operasi tambang yang ramah lingkungan dan terbuka terhadap kritik publik.

“Kami terbuka untuk evaluasi dan akan menindaklanjuti setiap masukan sesuai ketentuan,” katanya.

Dre