Dituduh Penipuan Dan Tindak Pidana Korupsi Muhamad Akbar : Itu Adalah Fitnah

ONews-id.com (OKI)Terkait dengan isu dirinya meminta fee, Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir Muhammad Akbar akhirnya angkat bicara menanggapi atas sejumlah tuduhan penggelapan fee proyek dan dituduh tindak pidana korupsi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejumlah massa yang menamakan dirinya Jaringan Pembela Bangsa Indonesia (JPBI) Sumatera Selatan menggeruduk Kantor Kejaksaan Tinggi Sumsel di Palembang. Dalam tuntutan tersebut, pendemo meminta pihak jaksa negara mengusut tuntas dugaan penipuan fee proyek.

Muhamad Akbar mengatakan saya merasa tersudut atas fitnah yang belakangan viral di media sosial, politisi muda Partai Golongan Karya ini justru mengaku tidak mau dirinya terseret dalam polemik yang menurutnya tuduhan yang disampaikan tidak lebih dari lelucon ketimbang fakta hukum sebenarnya.

Di mintai penjelasan melalui whatsApp Akbar jawabannya sama dengan penjelasannya di salah satu media online sikap diamnya selama ini, Ia mengatakan tuduhan tersebut tidak mesti ditanggapi secara berlebihan, namun sebelum pembicaraan berlangsung jauh, anggota dewan ini menegaskan ia bukan hendak menanggapi atau pun melakukan klarifikasi, karena ia berkeyakinan tidak berbuat seperti yang dituduhkan. Jumat, (10/3/2023).

Akbar mengungkapkan fakta mengejutkan terkait demo Jaringan Pembela Bangsa Indonesia (JPBI) Sumatera Selatan di Kejaksaan Tinggi, hari selasa 7/3/2023 lalu.

Menurutnya drama demo itu terjadi, lantaran beberapa hari sebelum demo berlangsung, ia diminta menyiapkan sejumlah uang sebagai kompensasi atas pembatalan aksi unjuk rasa seperti yang di rencanakan semula.

Baca Juga  DPD Golkar OKI Targetkan Setiap Dapil Ada Keterwakilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *