Di OKI, Petugas Berikan Sanksi Bagi Pelanggar yang Tidak Memakai Masker

KAYUAGUNG, ONEWS-ID.COM – Sejumlah pengendara dibeberapa ruas jalan protokol kota Kayuagung harus menerima sanksi akibat tidak mengenakan masker.

Dua orang pengguna sepeda mini yang disetop oleh pihak Polres OKI dan Satpol PP saat melintas akibat tidak mengenakan masker. Keduanya diberikan sanksi push up dengan hitungan sesuai usia, ada yang 18 kali dan ada yang 13 kali.

Bacaan Lainnya

Terlihat keduanya tidak melakukan perlawanan kepada pihak malah meminta agar hukumannya diringankan. Saat menjalani hukuman, salah seorang anak muda tersebut malah beralasan tidak punya saat ditanyai oleh pihak petugas mengapa tidak mengenakan masker.

Usai dua pengendara sepeda, tampak sejumlah orang yang menggunakan kendaraan roda empat dirazia. Dua orang berusia muda disuruh push up sedangkan 3 lainnya disuruh melapalkan teks Pancasila.

Saat dikonfirmasi, para pelanggar tersebut menyampaikan bahwa mereka lupa membawa masker dan dia tidak tahu bakal ada razia masker.

“Tidak tahu ada razia, masker tinggal di rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (10/9/2020).

Harapannya agar masyarakat yang lain agar ikut aturan peraturan pemerintah, khususnya mengenakan masker. “Bagi teman-teman, agar maskernya dipake, ikut aturan pemerintah, biar lebih aman dan jangan sampai nanti diterapkan denda 500 ribu,” sambungnya.

Terkait kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres OKI, AKP Rohima yang berada dilokasi mengatakan bahwa kegiatan tersebut bagian dari edukasi.

Pihaknya juga berupaya semaksimal mungkin untuk mengedukasi masyarakat lewat berbagai cara seperti melalui papan bicara, himbauan menggunakan pengeras suara, razia masker dll ke seluruh titik keramaian atau jalanan di seluruh wilayah hukum Polres OKI.

“Kita berharap agar masyarakat semakin sadar tentang pentingnya memakai masker” pungkasnya. #Kayuagung#OKI#PolresOKI#BinmasPolresOKI#KapolresOKI#OganKomeringIlir#BeritaOKI#Covid19#Masker

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.