Di Antara Deru Pembangunan, Sepak Bola Menyatukan Desa

Ogan Komering Ilir1184 Dilihat

“Di sini kami tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi inti dari kemanunggalan TNI dan rakyat,” ungkapnya.

Pertandingan berlangsung sengit namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Setiap umpan dan tendangan disambut sorak sorai warga. Tak ada rivalitas berlebihan, yang ada justru canda, tawa, dan rasa saling menghargai.

Bagi masyarakat Mesuji Makmur, momen seperti ini menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan TMMD. Di tengah pembangunan jalan, fasilitas desa, dan berbagai program fisik lainnya, terselip ruang-ruang kecil yang memperkuat ikatan sosial.

Sepak bola sore itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun maknanya jauh lebih panjang—mengikat hubungan, menumbuhkan rasa memiliki, dan menghidupkan semangat gotong royong yang menjadi napas utama desa.

Di antara deru pembangunan dan kerasnya pekerjaan lapangan, bola yang bergulir menjadi simbol sederhana: bahwa kebersamaan adalah fondasi terkuat dalam membangun, bukan hanya desa, tetapi juga rasa persaudaraan.(Feature Andi Oktarius)