Dalam arahannya, Herman Deru mengingatkan bahwa pesatnya kemajuan teknologi dapat mengurangi peran manusia secara konvensional.
“Saya minta kalian tangguh. Kita manfaatkan kemajuan teknologi ini untuk membangun 100.000 Sultan Muda. Banyak hal yang berada di luar kecerdasan (manual) kita, maka itu harus kita pelajari melalui AI,” tegas Herman Deru.
Ia juga menekankan pentingnya sikap mental dalam menghadapi persaingan ekonomi. Menurutnya, segala sesuatu harus diawali dengan ekspresi ceria dan rasa optimisme terhadap pengelolaan keuangan guna membuka peluang-peluang baru.
“Kemajuan teknologi adalah keniscayaan yang tak terhindari. Jangan menjadi korban, tapi jadilah pengendali. Orang yang berhasil adalah mereka yang mampu memanfaatkan peluang dengan cepat dan tepat,” tambahnya.













