Bukan Gaya Hidup Mewah, Ini Makna Sultan Muda Versi Pegadaian dan Pemprov Sumsel

Uncategorized618 Dilihat

ONews-id.com (Palembang)-Istilah sultan muda kini tak lagi identik dengan kemewahan dan gaya hidup serba berlimpah. Di Sumatera Selatan, makna itu bergeser menjadi simbol kemandirian ekonomi dan semangat kewirausahaan generasi muda.

Makna baru tersebut mengemuka dalam audiensi antara PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Kantor Gubernur Sumsel, Jalan A. Rivai, Palembang. Pertemuan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas kolaborasi dalam program bertajuk “MengEmaskan Indonesia Bersama Sultan Muda Sumatera Selatan.”

Turut hadir dalam pertemuan itu antara lain Asisten Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Sumsel; Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Henny Yulianti; Karo Umum dan Perlengkapan Dr. Darmayanti; Karo Humas dan Protokol Tony Kurniawan; serta perwakilan TGUPP Bidang Pemberdayaan Pelaku Usaha Pemula dan Ekonomi Kreatif.

RCEO PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi Tan, menuturkan bahwa pihaknya siap mendukung visi Gubernur Sumsel untuk melahirkan para sultan muda dalam lima tahun ke depan. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan pelaku usaha muda yang produktif dan berdaya saing tinggi.

> “Pegadaian mendukung penuh program ini dengan mempermudah akses permodalan bagi para sultan muda. Kami ingin hasil usaha mereka dapat dikonversi menjadi pundi-pundi emas,” ujar Novryandi.

 

Selain penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pegadaian juga menyiapkan program MengEmaskan Indonesia, yakni skema pembiayaan berbasis emas. Melalui program ini, pelaku usaha yang telah naik kelas dapat mengonversi pinjaman mereka menjadi investasi emas — sebagai bentuk tabungan dan jaminan masa depan.