Beras Dicurigai Mengandung Plastik, Sekda Banyuasin: Itu Vitamin, Namun Sampel Tetap Diuji

Banyuasin1800 Dilihat

BPOM Sumsel menyatakan bahwa produk tersebut telah memenuhi standar keamanan pangan nasional dan bukan termasuk beras palsu maupun mahal, melainkan ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat tertentu.

“Dari sampel yang kami ambil baik dari masyarakat maupun dari gerai minimarket, semuanya tetap akan kami kirim ke BPOM Sumsel untuk diuji laboratorium. Hasil uji tersebut akan menjadi pegangan untuk memastikan kandungan vitaminnya serta menjawab keraguan masyarakat,” lanjut Erwin.

Menanggapi isu yang beredar, salah satu jaringan minimarket tempat beras tersebut dijual juga telah mengeluarkan klarifikasi melalui akun Instagram resminya. Dalam rilis tersebut disebutkan:

“Kernels beras ini merupakan butiran vitamin dan mineral yang memang sengaja dicampurkan untuk memperkaya gizi. Bukan benda asing atau beras oplosan.”

Minimarket tersebut juga menegaskan bahwa mereka hanya menjual produk yang telah memiliki izin edar resmi dan sesuai regulasi pemerintah.

Meskipun pengetesan awal menunjukkan bahwa butiran yang dikhawatirkan bukanlah plastik, Tim Pangan Banyuasin tetap akan menunggu hasil uji laboratorium resmi dari BPOM Sumsel sebagai rujukan akhir.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan menunggu hasil resmi yang akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Pewarta: Julyo
Editor: Andi oktarius