Sumsel Hadapi 6.000 Hektare Kawasan Kumuh, BERES Award Didorong Jadi Pemacu Perbaikan

Palembang952 Dilihat

Onews-id com (Palembang)-Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tengah berhadapan dengan persoalan serius di sektor permukiman. Sedikitnya 6.000 hektare kawasan kumuh masih tersebar di berbagai daerah, sementara backlog kepemilikan rumah dan RTLH juga tergolong tinggi. Di tengah tantangan itu, Pemprov menggelar BERES Award 2025 di Hotel Swarna Dwipa, Selasa, 9 Desember 2025, sebagai upaya mendorong percepatan pembenahan.

Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan pemacu bagi para pemangku kepentingan untuk bekerja lebih progresif.

“Pembangunan permukiman bukan hanya memperbaiki rumah rusak. Ia mencakup fasilitas lingkungan, kualitas hidup warga, hingga pemerataan pembangunan,” kata Edward dalam sambutannya.

Kepala Dinas Perkim Sumsel, Novian Aswardani, memaparkan bahwa backlog perumahan di Sumsel masih mencapai 348.051 unit, sementara backlog Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bahkan menembus 495.204 unit.

Meski begitu, ada perkembangan. Hingga November 2025, pemerintah telah menangani 4.325 unit RTLH dari target 2.500 unit melalui berbagai skema pendanaan. “Capaian ini menunjukkan kerja kolaboratif mulai membuahkan hasil,” ujar Novian.