Wagub Sumsel Dorong RS Muhammadiyah Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, mengapresiasi kontribusi nyata RS Muhammadiyah Palembang dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya melalui sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Rumah sakit dituntut bermutu, kompetitif, dan berorientasi pada pasien. Kami berharap RS Muhammadiyah Palembang terus meningkatkan kualitas pelayanan sesuai standar nasional, sehingga pasien dapat merasakan aman, nyaman, dan cepat sembuh,” ungkapnya.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Pembinaan Kesehatan Umum, Kesejahteraan Sosial, dan Resiliensi Bencana, Dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes., Sp.S., juga hadir memberikan pesan penting. Ia menegaskan bahwa spirit awal perjuangan Muhammadiyah berangkat dari nilai Al-Maun, yakni kepedulian terhadap kaum dhuafa dan fakir miskin.

“KH Ahmad Dahlan mendirikan klinik yang kini menjadi cikal bakal Penolong Kesengsaraan Umum (PKO) Muhammadiyah untuk menyembuhkan orang sakit. Itu adalah wujud nyata kepedulian Muhammadiyah sejak awal,” ujarnya.

Agus menambahkan, kesehatan merupakan aspek fundamental dalam kehidupan. “Sehat itu bukan segalanya, tetapi semua hal tidak bisa dinikmati jika kita tidak sehat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa RS Muhammadiyah adalah bagian penting dalam mendukung amal usaha sekaligus mitra strategis perguruan tinggi Muhammadiyah.

“Sekitar 60 persen masyarakat dilayani oleh sektor swasta. Karena itu, kekuatan pelayanan kesehatan tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga swasta. RS Muhammadiyah harus menjadi bagian dari ekosistem ini,” jelasnya.

Ia juga menyoroti penyakit-penyakit katastropik yang menjadi perhatian besar pemerintah, yakni KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi/penyakit ginjal-saluran kemih). Menurutnya, kelompok penyakit kronis ini membutuhkan penanganan serius karena tingginya angka kejadian serta kontribusinya terhadap beban pembiayaan kesehatan.

(Sumber Humas Pemprov Sumsel)

BREAKING NEWS