“Saya harapkan laporan yang disampaikan BUMD dilakukan secara transparan, sehingga apabila ada hal yang tidak baik dapat segera dicarikan solusi untuk menjadi lebih bagus,” tegasnya.
Sementara itu, Dewan Komisaris Utama PT Jamkrida Sumsel, H. Afrian Joni, SE, MM, CRGP, mengungkapkan bahwa audiensi ini dilakukan dalam rangka melaporkan kinerja perusahaan serta rencana kedepannya. Ia menjelaskan bahwa PT Jamkrida Sumsel didirikan sejak tahun 2012.
Sempat mengalami akumulasi kerugian pada tahun 2018, PT Jamkrida kemudian mendapatkan suntikan modal dari Pemerintah Provinsi Sumsel dibawah kepemimpinan Gubernur Sumsel Herman Deru pada periode sebelumnya.
Kemudian PT Jamkrida juga menjalin kerjasama dengan PT Bank Sumsel Babel (BSB) hingga akhirnya berhasil melakukan pengelolaan keuangan yang baik dan sehat.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Asisten II Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc., Kepala Biro Perekonomian Setda Prov.Sumsel, Henky Putrawan, S.Pt, M.Si, MM., dan Kepala Biro Humas dan Protokol Sumatera Selatan, Toni Kurniawan, SE.
(Sumber: Humas Pemprov Sumsel)














